Inti berita ini adalah:
- Perusahaan robotika Atoms milik Travis Kalanick mengamankan pendanaan senilai USD 1,7 miliar atau sekitar Rp30.435.100.000.000.
- Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Andreessen Horowitz dengan keterlibatan Ben Horowitz dalam jajaran direksi.
- Uber turut berpartisipasi dalam putaran pendanaan ini untuk menghubungkan kembali Kalanick dengan perusahaan yang ia dirikan sebelumnya.
- Atoms merupakan perusahaan induk hasil rebranding dari CloudKitchens yang berfokus pada otomatisasi dunia fisik dan robotika.
Perusahaan robotika Atoms yang didirikan oleh mantan CEO Uber, Travis Kalanick, resmi mengamankan pendanaan sebesar USD 1,7 miliar atau sekitar Rp30.435.100.000.000 dalam putaran pendanaan yang dipimpin oleh Andreessen Horowitz di Amerika Serikat pada Juli 2026. Investasi besar ini melibatkan sejumlah institusi terkemuka termasuk Bain Capital dan Fifth Wall, serta kehadiran kembali Uber dalam struktur pendanaan perusahaan tersebut. Pendanaan ini bertujuan untuk mendukung pengembangan teknologi otomatisasi dan sistem robotika skala besar yang digagas oleh Kalanick.
Dukungan Andreessen Horowitz
Andreessen Horowitz memimpin putaran pendanaan ini dengan komitmen investasi yang signifikan terhadap visi pengembangan teknologi fisik Kalanick. Ben Horowitz dijadwalkan untuk bergabung dengan dewan direksi perusahaan setelah penyelesaian investasi tersebut. Keterlibatan perusahaan modal ventura ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan sektor robotika industri.
Ben Horowitz menyampaikan bahwa kolaborasi ini berfokus pada peningkatan produktivitas di dunia nyata melalui pemanfaatan kecerdasan buatan dan robotika. Ia menilai Kalanick memiliki kapasitas kepemimpinan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan besar dalam sektor ekonomi konvensional. Kehadiran investor institusional lain seperti Bain Capital dan Fifth Wall turut memperkuat struktur pendanaan Atoms.
Partisipasi Kembali Uber
Putaran pendanaan ini juga menandai kembalinya keterlibatan Uber dalam proyek yang digawangi oleh Travis Kalanick. Kalanick sebelumnya mendirikan Uber sebelum meninggalkan posisi CEO pada tahun 2017 menyusul berbagai permasalahan internal perusahaan. Keikutsertaan Uber dalam pendanaan Atoms menjadi momen rekoneksi antara sang pendiri dengan perusahaan transportasi daring tersebut.
Sebelumnya, Kalanick dan Uber sempat dikabarkan menjajaki rencana pembelian lini bisnis perusahaan kendaraan otonom asal Tiongkok, Pony AI. Meskipun diskusi tersebut dilaporkan telah berakhir, kerja sama finansial melalui putaran pendanaan ini tetap terjalin. Kalanick menyatakan bahwa langkah ini merupakan kelanjutan dari visi jangka panjang yang dirintisnya sejak memimpin Uber.
Transformasi Menjadi Atoms
Atoms beroperasi sebagai perusahaan induk hasil transformasi dari CloudKitchens, proyek yang dikerjakan Kalanick pasca-pengunduran dirinya dari Uber. Pada bulan Maret lalu, Kalanick mengumumkan akuisisi terhadap perusahaan otomatisasi industri berat, Pronto, yang dipimpin oleh Anthony Levandowski. Integrasi ini memperluas cakupan operasional perusahaan ke sektor kendaraan industri dan pertambangan.
Kalanick menjelaskan bahwa pengembangan teknologi ini dirancang untuk mendigitalkan dan mengendalikan dunia fisik menggunakan perangkat lunak. Konsep tersebut dianalogikan sebagai komputer berbasis atom dengan unit pemrosesan manufaktur, penyimpanan berupa real estat, serta jaringan transportasi. Perusahaan juga berencana menggunakan sebagian besar dana segar ini untuk memperluas perekrutan tenaga ahli.
Sumber Referensi: TechCrunch – Travis Kalanick’s robotics company raises $1.7B, led by a16z
Tim Redaksi: Redaksi DomainJava
Penulis: Mafatihatul Maziyyah





