Arti Lagu When I Close My Eyes: Saat aku menutup kedua mataku
Musik sering kali menjadi ruang aman bagi seseorang untuk menyalurkan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Salah satu lagu yang mampu menggambarkan emosi kehilangan secara jujur dan menyentuh adalah When I Close My Eyes karya Tom Odell. Lagu ini menghadirkan kisah tentang kesepian, duka, dan kerinduan mendalam setelah kehilangan orang yang sangat dicintai.
Melalui lirik yang sederhana namun penuh makna, Tom Odell mengajak pendengar masuk ke dalam dunia batin seseorang yang berusaha bertahan di tengah rasa kehilangan, di mana kenangan menjadi satu-satunya penghubung dengan masa lalu. Setiap baitnya merefleksikan betapa kuatnya ikatan emosional yang tertinggal, bahkan ketika orang yang dicintai telah tiada.
Makna Lagu When I Close My Eyes
Lagu “When I Close My Eyes” menceritakan tentang kesepian dan duka setelah kehilangan orang yang sangat dicintai. Tom tinggal sendiri di rumah yang terasa kosong, masih terus dihantui kenangan, dan sulit menerima kenyataan bahwa orang tersebut telah pergi.
Setiap kali ia memejamkan mata, bayangan sosok itu terasa begitu nyata, meski ia sadar itu hanyalah “hantu” dari ingatan dan pikirannya. Lagu ini menggambarkan rasa rindu yang mendalam, usaha bertahan hidup di tengah kehilangan, dan betapa kenangan menjadi satu-satunya hal yang tersisa.
Lirik & Terjemahan Indonesia
The house that feels so empty
’Cause now I live alone
The kid next door keeps asking me
When you’re gonna tell him
Tell him you’ve gone home
Rumah yang terasa begitu kosong
Karena sekarang aku tinggal sendirian
Anak tetangga terus bertanya padaku
Kapan kau akan memberitahunya
Memberitahunya bahwa kau telah pulang
But when I close my eyes
You’re standing there in front of me
When I close my eyes
It’s almost like it used to be
Then I realise you’re just a ghost
Maybe at most
A fragment of my mind
When I close my eyes
Namun saat aku menutup mata
Kau berdiri tepat di depanku
Saat aku menutup mata
Rasanya hampir seperti dulu
Lalu aku menyadari kau hanyalah hantu
Mungkin paling banter
Sebuah fragmen dari pikiranku
Saat aku menutup mata
The days can be so lonely
So I stay out all night
My friends say, “Take it slowly”
I tell them that I’ll try
Hari-hari bisa terasa begitu sepi
Jadi aku menghabiskan malam di luar
Teman-temanku berkata, “Pelan-pelan saja”
Aku bilang pada mereka bahwa aku akan mencoba
Every thought I think
It cuts me like a knife
I just want to bring
Bring you back to life
Tonight a sun will set
Tomorrow it will rise
All that I’ve got left is
Setiap pikiran yang terlintas
Menusukku seperti pisau
Aku hanya ingin membawa
Menghidupkanmu kembali
Malam ini matahari akan terbenam
Besok ia akan terbit kembali
Dan semua yang tersisa hanyalah
When I close my eyes
You’re standing there in front of me
When I close my eyes
It’s almost like it used to be
Then I realise you’re just a ghost
Maybe at most
A fragment of my mind
When I close my eyes
Saat aku memejamkan mata
Kau berdiri di depanku
Saat aku memejamkan mata
Rasanya hampir seperti dulu
Lalu aku menyadari kau hanyalah hantu
Mungkin paling banter
Sebuah fragmen dari pikiranku
Saat aku memejamkan mata







