DomainJava – Sony Resmi Meluncurkan Kamera Cinema Line FX5 dengan Sensor Gambar Baru di bawah ini ada rangkuman santai yang super informatif. Yo! Gimana harimu? Semoga seru kayak info di DomainJava.com. Yuk merapat dulu, ada ulasan seru yang sayang kalau dilewatin.
Kita tahu banget gess kalau kamu butuh rangkuman yang ringkas. Penjelasan logis tentang Sony Resmi Meluncurkan Kamera Cinema Line FX5 dengan Sensor Gambar Baru di bawah dijamin bikin cerah. Biar kamu bisa langsung dapet gambaran besarnya tanpa pusing.
Nah, seperti apa sih detailnya? yuk langsung luncurkan pandangan kamu ke bawah gess. Mantap gess!
Inti berita ini adalah:
- Sony meluncurkan kamera Cinema Line FX5 dengan sensor full-frame fully-stacked baru.
- Kamera mendukung perekaman RAW X-OCN secara internal dan mode Open Gate.
- FX5 dilengkapi sistem autofokus berbasis AI dengan pengenalan pose tubuh manusia.
- Perangkat ini dipasarkan mulai Agustus 2026 dengan harga dasar sekitar Rp96 jutaan hingga Rp107 jutaan.
Sony memperluas lini kamera sinematiknya melalui peluncuran FX5, sebuah perangkat perekam video full-frame yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan produksi profesional masa kini. Diumumkan pada Juli 2026, kamera ini membawa sejumlah inovasi penting seperti sensor gambar baru, dukungan rekam RAW internal, serta teknologi kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi kerja videografer di lapangan.
Sensor Gambar dan Kualitas Rekam
Sony FX5 dibekali sensor gambar CMOS full-frame jenis fully-stacked yang dipadukan dengan mesin pemroses gambar generasi terbaru. Melalui profil warna S-Log3, perangkat ini mampu menghasilkan rentang dinamis lebih dari 15 stop untuk menjaga detail pada area terang maupun gelap secara optimal.
Kamera ini menyediakan tiga pilihan ISO dasar, yakni ISO 800, ISO 4000, dan ISO 12800, serta fitur Dual Gain Shooting. Untuk pertama kalinya dalam seri FX, perangkat ini mendukung mode Open Gate yang memanfaatkan seluruh area sensor dengan rasio 3:2, serta perekaman format RAW 16-bit X-OCN langsung di dalam kamera.
Kemampuan Autofokus dan Performa
Sistem autofokus pada FX5 mengandalkan teknologi pengenalan pose tubuh manusia berbasis AI yang mendeteksi posisi mata, kepala, dan tubuh subjek secara akurat. Fitur Real-time Tracking turut disematkan guna menjaga kestabilan fokus pada subjek bergerak.
Selain itu, fitur Auto Tracing White Balance (ATW) memanfaatkan sensor cahaya tampak, inframerah, dan teknologi deep learning untuk menghasilkan warna putih yang natural. Kamera ini sanggup merekam resolusi 5K hingga 60 fps, 4K hingga 120 fps, serta Full HD hingga 240 fps.
Desain Bodi dan Sistem Stabilisasi
FX5 mengusung desain bodi ringkas dengan bagian atas yang rata serta sistem pendingin terpadu untuk penggunaan durasi panjang. Perangkat ini juga dirancang tahan terhadap debu dan kelembapan tinggi.
Sistem stabilisasi gambar optik 5-axis di dalam bodi kini menghadirkan jangkauan koreksi rotasi yang lebih luas. Sony melengkapinya dengan mode Dynamic Active Mode guna meredam guncangan secara maksimal ketika pengguna merekam sambil berjalan.
Harga dan Ketersediaan
Sony menawarkan FX5 dalam dua pilihan paket pembelian yang mulai dipasarkan pada Juli 2026 dan tersedia secara resmi pada Agustus 2026.
| Paket Penjualan | Harga Internasional | Estimasi Harga Rupiah |
|---|---|---|
| ILME-FX5 (Bodi Saja) | 5.400 Euro | Sekitar Rp96.897.600 |
| ILME-FX5 dengan XLR Handle Unit | 6.000 Euro | Sekitar Rp107.664.000 |
Catatan: Konversi mata uang dihitung berdasarkan kurs sistem saat ini (1 EUR setara dengan estimasi nilai tukar terkait atau merujuk pada standar konversi yang berlaku). Harga dapat berbeda di setiap wilayah.
Sumber Referensi: CariSinyal – Sony Resmi Luncurkan FX5, Kamera Cinema Line Terbaru dengan Sensor Gambar Baru
Kurang lebih begitulah alur cerita dari tema Sony Resmi Meluncurkan Kamera Cinema Line FX5 dengan Sensor Gambar Baru ini. Sengaja dirangkum simpel biar kamu mudah mencernanya. Cobain pelan-pelan gess, hasil nggak bakal mengkhianati.
Sambil santai gess, yuk tulis pendapat pribadimu, tumpahkan semua unek-unek kamu di kolom komentar gess. Diskusi kamu bakal bikin blog DomainJava.com makin hidup.
Makasih banyak atas waktunya yang berharga, dan keep up the good work ya gess! Bye bye!
Tim Redaksi: Redaksi DomainJava
Penulis: Mafatihatul Maziyyah





