DomainJava – Geely Okavango Siap Diluncurkan di Indonesia? Ini Tanda-tandanya emang paling asyik kalau diulas pakai gaya mengalir gini. Halo! Selamat datang di DomainJava.com, makasih ya udah klik. Ambil posisi paling nyaman gess, kita bakal seru-seruan bareng.
Daripada ngehabisin waktu scroll hal nggak jelas tanpa tujuan, Makanya, kali ini kita bakal kupas tuntas seputar Geely Okavango Siap Diluncurkan di Indonesia? Ini Tanda-tandanya. Solusi cerdas ini dikemas kasual biar nggak bikin otak mumet.
Mari kita mulai bahas poinnya, langsung aja intip ulasan lengkap yang ada di bawah. Yuk mulai!
Inti berita ini adalah:
- Geely Okavango diproyeksikan menjadi lini produk bermesin pembakaran internal kedua Geely di Indonesia menyusul Coolray.
- Kehadiran SUV 7-seater ini diperkuat oleh pameran di Mandalika serta pendaftaran resmi merek di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI).
- Model ini mengandalkan mesin turbo dengan pilihan kapasitas 1.500 cc dan 2.000 cc yang dipadukan transmisi otomatis DCT 7-percepatan.
Geely Auto Indonesia bersiap memperluas portofolio kendaraannya di Tanah Air dengan menghadirkan model SUV bermesin pembakaran internal (ICE) terbaru menyusul kehadiran Coolray. Berdasarkan laporan yang dihimpun dari KabarOto, model yang diprediksi kuat meluncur tersebut adalah Geely Okavango. Sinyal peluncuran ini semakin menguat setelah kendaraan tersebut dipamerkan secara visual dalam acara “Geely Refining Tomorrow” di Mandalika, Lombok, beberapa waktu lalu.
Sinyal Kuat Peluncuran Model ICE Baru
Di tengah masifnya tren elektrifikasi otomotif global, Geely tetap mempertahankan strategi pengembangan mesin konvensional untuk memenuhi berbagai kebutuhan pasar di belahan dunia lain. Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, menyatakan bahwa perusahaannya akan segera memperkenalkan satu model ICE tambahan dalam waktu dekat.
Menurut Herlijoso, pengembangan mesin ICE masih memiliki ruang yang luas, termasuk pengenalan teknologi mesin metanol yang dapat dikombinasikan. Pendekatan ini diambil karena sebagian pasar global masih membutuhkan teknologi konvensional tersebut untuk mendukung mobilitas harian.
Spesifikasi Mesin Geely Okavango
Kendaraan yang dikenal di Tiongkok dan Filipina dengan nama Haoyue ini merupakan SUV 7-seater berdimensi panjang 4.860 mm, lebar 1.910 mm, tinggi 1.770 mm, dan jarak sumbu roda 2.825 mm. Berdasarkan spesifikasi global, Geely Okavango menawarkan dua pilihan dapur pacu bertenaga tinggi.
| Varian Mesin | Tenaga Maksimal | Torsi Maksimal | Transmisi |
|---|---|---|---|
| 1.500 cc Turbo | 178 dk | 280 Nm | DCT 7-percepatan |
| 2.000 cc Turbo | 215 dk | 325 Nm | DCT 7-percepatan |
Kedua varian mesin tersebut disalurkan melalui sistem penggerak roda depan (FWD) menggunakan transmisi otomatis dual-clutch transmission (DCT) 7-percepatan.
Legalitas Merek Terdaftar Resmi di Indonesia
Kepastian langkah Geely untuk memboyong SUV ini juga dikuatkan oleh catatan administratif di dalam negeri. Nama Okavango tercatat secara resmi pada Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) dengan nomor registrasi IDM001344365.
Pengajuan merek tersebut dilakukan sejak 16 Desember 2024, dipublikasikan pada 27 Desember 2024, dan resmi terdaftar pada 10 Juni 2025 dengan masa pelindungan hukum yang berlaku hingga 16 Desember 2034. Langkah administratif yang matang ini membuka peluang lebar bagi Geely Okavango untuk meramaikan segmen SUV 7-seater nasional, dengan perkiraan waktu perkenalan resmi pada ajang pameran otomotif mendatang.
Sumber Referensi: KabarOto – Geely Okavango Siap Diluncurkan di Indonesia? Ini Tanda-tandanya
Rangkuman manis seputar Geely Okavango Siap Diluncurkan di Indonesia? Ini Tanda-tandanya ini berakhir di sini gess. Semoga bisa jadi referensi solutif yang ngebantu kamu. Semoga ulasan ini beneran jadi solusi yang kamu cari.
Biar konten ini makin kaya dengan sudut pandang kamu, coba deh bagikan link tulisan ini ke grup chat kamu. Masukan dari kamu berharga banget buat DomainJava.com.
Akhir kata, pamit dulu ya gess, semoga ide-ide barumu bisa langsung terealisasi gess!
Tim Redaksi: Redaksi DomainJava
Penulis: Mafatihatul Maziyyah





